Home / Artikel / Material Pembuatan Blok Mesin

Material Pembuatan Blok Mesin

Material Pembuatan Blok Mesin – Bahan logam baja yang dicampur dengan besi dan alumunium sampai saat ini masih digunakan sebagai material untuk membuat blok mesin. Material ini sering digunakan untuk membuat blok mesin diesel maupun konvensional yang berbahan bakar bensin.

Material Pembuatan Blok Mesin

Namun untuk meningkatkan efisiensi terutama dalam hal bobotnya kini mulai dicari bahan campuran alternatif yang memiliki bobot lebih ringan dibandingkan baja campuran besi dan alumunium.

Akan tetapi bahan alternatif ini juga harus memiliki kemampuan untuk menahan tenaga yang dihasilkan mesin. Dengan seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini berhasil dikembangkan 2 bahan alternatif sebagai pengganti penggunaan baja tersebut.

Kedua bahan tersebut adalah logam campuran magnesium AMC-SC1 dan grafit baja yang dipadatkan (CGI). Material apapun yang digunakan untuk membuat blok mesin tentunya harus memenuhi persyaratan fungsional suatu blok mesin.

Untuk proses yang digunakan untuk memproduksi bagian tersebut dan sifat – sifat mekanik dari campuran bahan tersebut juga harus diperhitungkan. Untuk mesin yang pembakarannya di bagian dalam yang perlu pertama kali sukses bekerja dibuat oleh Siegfried marcus di tahun 1864.

Msein yang dibuat tersebut terdiri dari silinder tunggal dengan mesin dua langkah yang berbahan bakar minyak bumi. Mesin ini juga menggunakan sebuah karburator untuk mengantarkan bahan bakar ke mesin. Pada mesin tersebut dipasang pada sebuah kereta dengan empat roda dan secara sukses dapat berjalan dengan tenaga yang dihasilkan. Marcus tidak hanya menghasilkan mesin pertama yang menjadi panutan atau leluhur dari mesin sampai saat ini.

Marcus juga berhasil membuat mobil pertama pada awal abad ke 20 sebelum mobil gottlieb Daimler. Mesin sekarang merupakan komponen yang terpenting untuk melengkapi mobil yang dibuat dari banyak susunan dan jauh lebih rumit dari pada mesin otomotif terdahulu.

Seiring perkembangan zaman dan teknologi perkembangan mesin seperti electronic fuel injection, drive by wire throttles yang pengendaliannya dilakukan oleh komputer dan penonaktifan silinder telah membuat mesin lebih efisien namun tetap bertenaga.

Penggunaan bahan alternatif yang lebih ringan dan kuat tentunya akan memberikan dampak yang signifikan pada performa mesin. Hal ini perlu untuk memberikan kesempatan bagi para teknisi untuk meningkatkan rasio power to weight dari mesin.

Demikian juga dengan mobilnya, komponen – komponen ini biasa ditemukan pada mesin diantaranya seperti pada piston, camshaft, timing chain, rocker arm, dan berbagai jenis lainnya. Bila semua bagian tersebut barulah kita dapat melihat blok silinder mesin.

Material Pembuatan Blok Mesin

Blok silinder inilah yang menjadi komponen terkuat pada mesin karena memuat ratusan bagian mesin yang ditemukan pada mesin modern. Dengan ukurannya yang besar membuat 20 – 25% dari total berat sebuah mesin adalah pada bagian blok mesinnya.

Sebelumnya bagian blok mesin ini dibuat dari bahan coran besi campuran dikarenakan daya tahan dan biayanya yang lebih murah. Namun seiring dengan kompleksnya design mesin dan bobot mesin dari kendaraan juga bertambah membuat konsekuensinya bagi para pengusaha manufaktur mencari bahan yang lebih ringan dari campuran besi tersebut namun paling tidak mempunyai kekuatan yang sama.

Besi sendiri merupakan material yang banyak tersedia di kerak bumi yang bila telah dibuat menjadi suatu produk maka tingkat kekerasannya dapat mencapai 6 skala mohs bila diukur menggunakan hardness tester. Logam yang lebih keras dari besi seperti titanium sendiri nilai kekerasannya dapat mencapai 9 mohs, namun material ini sangat langka sehingga tidak cocok untuk diproduksi secara masal.

Bahan yang digunakan salah satunya material adalah campuran aluminium, pada tahun 1930 bahan campuran alumunium jarang digunakan yang karena masalah daya tahan, selanjutnya pada tahun 1960-1990 penggunaan campuran aluminium tersebut digunakan pada blok mesin melonjak karena dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa mesin.

Kedua material ini digunakan secara eksklusife untuk pabrikasi blok mesin, akhir-akhir ini proses material baru telah membuat campuran magnesium dan mempersembahkan alternatif baru untuk pembuatan mesin, proses produksi baru ini telah membuat grafit besi padatan ( CGI Compacted graphite cast iron ) sebagai alternatif dari besi bahan coran bagi pembuatan blok mesin diesel, seperti halnya campuran magnesium material-material ini menjanjikan daya tahan lebih dengan bobot lebih ringan dan campuran besi perak.

Informasi dan pemesanan produk Material Pembuatan Blok Mesin, silahkan hubungi kami melalui yang tertera dibawah ini.


free webpage hit counter